Tampilkan postingan dengan label surya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surya. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 Desember 2013
Unik Rumah Gelandangan di Jepang Pakai Tenaga Surya
Gelandangan di Jepang, walau dengan ekonomis sulit dan menderita, masih bisa kreatif. Apa buktinya?
Tahun 2004 silam terbit sebuah buku Rumah Nol Yen. Sesuai judul, buku ini membahas rumah-rumah yang dibangun dengan biaya seminim mungkin oleh para gelandangan di Tokyo, Osaka, dan Nagoya. Buku ini ditulis oleh Kyohei Sakaguchi, seorang arsitek Jepang.
Tahun 2004 silam terbit sebuah buku Rumah Nol Yen. Sesuai judul, buku ini membahas rumah-rumah yang dibangun dengan biaya seminim mungkin oleh para gelandangan di Tokyo, Osaka, dan Nagoya. Buku ini ditulis oleh Kyohei Sakaguchi, seorang arsitek Jepang.

mnn.com
Bagaimana dan apa yang menggerakkan Sakaguchi menulis buku tersebut? Pada tahun 2000, arsitek Kyohei Sakaguchi berjalan melintasi kampung gelandangan di pinggiran sungai Tokyo, Jepang. Saat mengamati rumah-rumah di daerah kumuh tersebut, Sakaguchi tertarik dengan sebuah rumah yang unik. Ya, rumah tersebut dilengkapi panel tenaga surya.
Setelah menyelidiki, ternyata gelandangan yang tinggal di dalam rumah mini ini pernah bekerja untuk perusahaan kamera. Dia telah mengenal cara kerja elektronika. Dengan membuat panel tenaga surya, maka listrik yang dihasilkan bisa menyalakan TV dan radio sebagai penghibur dalam rumah.
Rumah ini memang kecil. Tapi, dibuat dengan baik oleh orang yang masuk kategori "tunawisma". Interior rumah mini ini dibuat dari kayu. Atapnya dibuat dari kardus. Dia menutupi sisi rumah dengan lapisan vinil biru yang lebar. Barang-barang persediaannya diletakkan di bawah lantai.
Rumah ini tidak terhubung dengan jalan. Dia hanya menaruhnya di jalan.
"Dia mengatakan kepada saya bahwa rumah ini pernah bisa mengapung di atas air. Rumah ini juga dapat menjadi kapal!" ujar Sakaguchi kepada Neatorama.
Wah, kreatif juga ya gelandangan di Tokyo ini :-)
Setelah menyelidiki, ternyata gelandangan yang tinggal di dalam rumah mini ini pernah bekerja untuk perusahaan kamera. Dia telah mengenal cara kerja elektronika. Dengan membuat panel tenaga surya, maka listrik yang dihasilkan bisa menyalakan TV dan radio sebagai penghibur dalam rumah.
Rumah ini memang kecil. Tapi, dibuat dengan baik oleh orang yang masuk kategori "tunawisma". Interior rumah mini ini dibuat dari kayu. Atapnya dibuat dari kardus. Dia menutupi sisi rumah dengan lapisan vinil biru yang lebar. Barang-barang persediaannya diletakkan di bawah lantai.
Rumah ini tidak terhubung dengan jalan. Dia hanya menaruhnya di jalan.
"Dia mengatakan kepada saya bahwa rumah ini pernah bisa mengapung di atas air. Rumah ini juga dapat menjadi kapal!" ujar Sakaguchi kepada Neatorama.
Wah, kreatif juga ya gelandangan di Tokyo ini :-)
Sumber:
mnn.com
viva.co.id
Senin, 21 Oktober 2013
Kelebihan Menggunakan Panel Surya Untuk Mencukupi Kebutuhan Listrik
.jpg)
Disaat mayarakat bumi dibuat takut dengan efek global warming, pilihan untuk menggunakan energi alternatif menjadi isu yang gencar diperbincangkan. Dari sekian banyak energi alternatif, energi matahari menjadi banyak yang dipilih untuk digunakan. Selain energi ini memang tak akan habis, akan tetapi energi ini juga melimpah ruah di bumi Nusantara tercinta ini, kita bisa menggunakannya secara gratis. Namun menggunakan energi matahari ada juga keunggulan dan kelemahannya.
Keunggulan Panel Surya:
- Panel surya lebih ramah lingkungan dan sama sekali tidak memberikan sumbangsih terhadap perubahan iklim seperti pada kasus penggunaan bahan bakar fosil (seperti: bensin, batu bara, minyak tanah, dll). Hal ini tentu saja dikarenakan panel surya sama sekali tidak memancarkan gas rumah kaca yang berbahaya bagi bumi seperti karbon dioksida (CO2)
- Keunggulan selanjutnya adalah panel surya memanfaatkan energi matahari, dimana energi matahari adalah energi yang sangat berlimpah di planet kita ini.
- Selain itu panel surya juga mudah dipasang dan memiliki biaya pemeliharaan yang sangat rendah karena semua bagiannya tidak ada yang bergerak, seperti turbin pada pembagkit listrik yang membutuhkan biaya perawatan.
- Dengan menggunakan panel surya tidak akan ada polusi suara seperti contoh yang ditimbulkan oleh genset berbahan bakar bensin, sedangkan genset tenaga surya bekerja dengan sangat diam.
- Di Negara lain sudah banyak yang menawarkan insentif yag menguntungka bagi pemilik rumah yang menggunakan panel surya. Di Indonesia sudah belum yah..
- Hebatnya lagi harga panel surya akan terus turun meskipun harus bersaing dengan penggunaan bahan bakar fosil. Pertimbangan harga juga dilakukan karena panel surya adalah investasi jangka panjang.
- Nah uniknya lagi untuk pembelian panel surya bisa dicicil, atau tidak perlu sekaligus. Tetapi bisa dijadikan beberapa tahap, dalam hal ini berarti tidak perlu melakukan investasi besar secara instan.
- Masa pakai panel surya bisa mencapai 20 tahun lebih, dan selama itu panel surya tidak kehilangan efisiensinya.
- Masa pakai yang panjang, yang mencapai 25-30 tahun menggaransi para penggunanya untuk bisa menghemat pengeluaran energi dalam jangka panjang pula.
Kelemahan Panel Surya:
- Pada saat ini panel surya memang masih relatif mahal, bahkan meskipun setelah banyak mengalami penurunan harga. Harga panel rumah sedang saat ini sekitar $ 12000-18000.
- Teknologi panel surya masih perlu meningkatkan efisiensi secara signifikan karena dalam penggunaan banyak sinar matahari yang terbuang sia-sia dan berubah menjadi panas. Rata-rata efisiensi panel surya saat ini mencapai kurang dari 20%.
- Jika pemasangan kurang baik akan menjadi over-heating pada panel surya.
- Nah, dalam mendaur ulang panel surya yang tidak terpakai harus berhati-hati, karena salah-salah bisa menyebabkan kerusakan lingkungan. Karena bahan pembentuk panel surya terdapat silikon, selenium, kadmium, dan sulfur heksafluorida (merupakan gas rumah kaca).
- Namun demikian, kelemahan yang ada pada panel surya adalah hanyalah persoalan teknologi yang harus terus dikembangkan, dan saat ini sudah banyak dilakukan oleh lembaga penelitian untuk menjadikan panel surya ini lebih efisien. Selain itu, menipisnya cadangan energi fosil mengharuskan kita untuk melirik sumber energi lain. Saat ini sudah ada teknologi panel surya portable yang mudah dibawa dan ringan, yang bisa digunakan dimanapun dan kapanpun, dan Anda tidak memerlukan biaya yang mahal untuk mendapatkannya. Itu merupakan salah satu bukti bahwa teknologi ini terus diperbaiki dan terus berkembang.

Untuk mengurangi kelemahan panel surya, saat ini ada pembangkit listrik mini (generator) yang bisa dibawa kemana-mana, dengan berat yang relatif ringan, namun listrik yang dihasilkan cukup untuk menghidupi keluarga kecil yaitu 350 watt. Selain itu generator set ini berguna untuk mencegah dampak over heating akibat kesalahan dalam pemasangan. Keberadaan genset portable ini juga menepis anggapan bahwa panel surya identik dengan mahal, tidak dengan ini, karena hanya dengan 15juta saja listrik yang dihasilkan dari energi yang melimpah bisa dinikmati kapanpun, dan dimanapun.

Langganan:
Postingan (Atom)